JAKARTA - Raksasa otomotif asal Jepang, Honda, secara resmi memulai babak baru dalam sejarah panjangnya dengan memperkenalkan identitas visual yang lebih modern. Langkah ini bukan sekadar pergantian estetika, melainkan simbol perubahan besar perusahaan dalam menyambut era elektrifikasi global. Logo teranyar ini dipersiapkan secara khusus untuk menghiasi jajaran kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) serta unit hybrid generasi masa depan yang dijadwalkan meluncur mulai tahun 2027.
Logo baru ini tetap mempertahankan akar sejarah dengan mengacu pada lambang ikonik Honda yang dikenal sebagai "tanda H". Menariknya, desain ini mengingatkan kembali pada memori kendaraan pertama merek tersebut yang meluncur pada tahun 1963. Namun, untuk versi masa depan, Honda menerapkan format yang lebih ramping serta menghilangkan bingkai atau batas yang selama ini melingkari logo tersebut, memberikan kesan minimalis dan futuristik.
Evolusi Identitas Visual Setelah Dua Dekade
Perubahan ini merupakan peristiwa langka bagi perusahaan bermarkas di Tokyo tersebut. Desain logo yang digunakan saat ini telah bertahan pada seluruh lini mobil Honda sejak tahun 2000, dengan akar desain yang sebenarnya sudah eksis sejak awal era 1980-an. Dengan diperkenalkannya logo baru ini, Honda seakan ingin menegaskan bahwa mereka siap menanggalkan masa lalu demi menyongsong teknologi hijau.
Mengutip laporan dari Drive pada Minggu, Honda mengklaim bahwa kehadiran logo baru ini adalah bentuk "transformasi perusahaan". Strategi ini diambil untuk memastikan bahwa identitas merek tetap relevan dengan pergeseran tren pasar yang kini mulai meninggalkan mesin pembakaran internal menuju tenaga baterai.
Manifestasi Pendirian Kedua Melalui Honda Seri 0
Tanda "H" yang lebih segar ini sebenarnya sudah mulai terlihat pada beberapa mobil konsep elektrik Honda yang tergabung dalam "Seri 0". Beberapa model seperti Saloon, SUV, hingga tipe Alpha yang diperkenalkan dalam dua tahun terakhir telah menyematkan logo tanpa bingkai tersebut. Rencananya, lini kendaraan Seri 0 ini akan mulai masuk ke tahap produksi massal untuk pasar internasional pada tahun 2027 mendatang.
Lebih dari sekadar desain, tanda "H" baru ini diklaim mewakili "pendirian kedua" merek tersebut di kancah otomotif dunia. Hal ini menandakan kebangkitan kembali semangat inovasi Honda yang kali ini difokuskan sepenuhnya pada ekosistem kendaraan ramah lingkungan. Perubahan identitas ini akan menjadi standar baru yang muncul secara serentak pada generasi kendaraan hybrid dan listrik Honda berikutnya.
Honda Civic 2027 Jadi Kandidat Utama Pengguna Logo Baru
Salah satu model legendaris yang diperkirakan akan menjadi pionir dalam mengenakan identitas baru ini adalah Honda Civic. Generasi terbaru Civic diharapkan hadir pada tahun 2027, bertepatan dengan jadwal peluncuran global logo tersebut. Jika merujuk pada siklus produk otomotif, Civic biasanya memiliki masa pakai antara lima hingga enam tahun.
Mengingat model Civic yang beredar saat ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2021, maka tahun 2027 menjadi waktu yang sangat logis bagi pabrikan untuk melakukan penggantian model secara total (full model change). Peluncuran Civic generasi terbaru akan menjadi panggung yang sempurna untuk memperkenalkan wajah baru Honda kepada konsumen setia mereka di seluruh dunia.
Perluasan Identitas Hingga ke Jaringan Diler Global
Langkah transformasi ini tidak akan berhenti pada unit kendaraannya saja. Honda berencana melakukan penyelarasan identitas merek secara menyeluruh. Hal ini berarti logo baru tersebut akan meluas ke seluruh lini bisnis otomotif Honda dalam beberapa tahun ke depan, termasuk perubahan desain pada papan nama diler, material promosi, hingga identitas korporat lainnya.
Penyamaan identitas ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman merek yang konsisten bagi konsumen. Ketika seorang pelanggan datang ke diler, mereka akan langsung merasakan nuansa baru Honda yang lebih bersih, modern, dan bervisi lingkungan. Perubahan besar ini menunjukkan betapa seriusnya Honda dalam mengalihkan fokus bisnis mereka dari mesin konvensional menuju mobilitas masa depan yang berkelanjutan.