JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyampaikan pesan penting dari Presiden terpilih mengenai kondisi pasar.
Dinamika pasar modal Indonesia yang mengalami tekanan signifikan baru-baru ini memicu respons dari pemimpin nasional untuk menenangkan para pelaku pasar. Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa Presiden terpilih Prabowo Subianto tetap menaruh perhatian besar terhadap stabilitas sektor keuangan domestik di tengah pelemahan indeks harga saham gabungan. Pesan tersebut menekankan bahwa fluktuasi yang terjadi merupakan bagian dari siklus pasar global yang tidak perlu disikapi dengan kepanikan yang berlebihan oleh para pemodal. Pemerintah memastikan bahwa transisi kepemimpinan akan tetap menjaga iklim investasi agar tetap kondusif dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh investor.
Kondisi fundamental ekonomi nasional yang masih terjaga dengan baik menjadi alasan utama mengapa optimisme harus tetap dipelihara oleh seluruh pemangku kepentingan di bursa. Airlangga menegaskan bahwa koordinasi antara tim ekonomi saat ini dengan tim transisi terus berjalan intensif guna memastikan kebijakan ekonomi di masa depan tetap pro-pasar. Pelemahan indeks yang terjadi beberapa waktu lalu dipandang sebagai fenomena sementara yang dipicu oleh sentimen eksternal, bukan karena adanya masalah mendasar pada struktur ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, para investor diharapkan tetap melihat prospek pertumbuhan jangka panjang yang ditawarkan oleh berbagai emiten unggulan di tanah air.
Arahan Strategis Menghadapi Tekanan Pasar Modal Dalam Negeri
Dalam pernyataannya, Airlangga menyebutkan bahwa arahan dari Prabowo Subianto sangat jelas mengenai pentingnya menjaga kepercayaan pasar melalui komunikasi yang transparan dan akurat. Pemerintah berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang mendukung penguatan sektor riil agar memberikan dampak positif terhadap performa perusahaan-perusahaan yang melantai di bursa efek. Keberlanjutan program pembangunan infrastruktur dan hilirisasi industri dipastikan akan menjadi mesin pertumbuhan yang akan kembali mengerek nilai perusahaan di mata para investor global. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tetap menjadi tujuan investasi yang menarik di kawasan Asia.
Pihak kementerian juga terus memantau pergerakan arus modal asing yang keluar dan masuk guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah agar tetap berada dalam rentang yang aman. Pada Minggu 1 Februari 2026, data menunjukkan bahwa minat investasi pada aset-aset produktif sebenarnya masih menunjukkan tren yang positif meskipun pasar saham sedang terkoreksi. Arahan untuk tetap fokus pada penguatan ekonomi domestik diharapkan dapat menjadi penyeimbang di tengah ketidakpastian geopolitik yang seringkali memberikan dampak instan pada pasar keuangan. Pemerintah percaya bahwa dengan fundamental yang kuat, pasar modal Indonesia akan segera menemukan titik keseimbangan baru yang lebih stabil.
Komitmen Transisi Pemerintahan Terhadap Kepastian Dunia Usaha
Salah satu poin utama yang disampaikan Airlangga adalah jaminan mengenai kesinambungan kebijakan ekonomi yang akan dijalankan oleh pemerintahan baru di bawah pimpinan Prabowo Subianto. Kepastian mengenai arah kebijakan fiskal dan moneter sangat krusial bagi investor dalam menyusun rencana bisnis jangka menengah hingga jangka panjang di Indonesia. Pesan tersebut bertujuan untuk menghapus keraguan pasar mengenai potensi perubahan regulasi yang drastis yang dapat mengganggu stabilitas ekosistem investasi yang sudah terbangun. Transisi yang mulus dan profesional menjadi prioritas utama agar tidak ada celah bagi spekulan untuk memperkeruh suasana pasar keuangan.
Pemerintah juga mengajak para pelaku usaha untuk terus melakukan inovasi dan efisiensi agar daya saing industri nasional semakin meningkat di kancah persaingan global yang sangat ketat. Melalui berbagai insentif yang telah disiapkan, diharapkan sektor swasta dapat lebih agresif dalam melakukan ekspansi usaha yang nantinya akan tercermin pada nilai saham mereka. Sinergi antara kebijakan pemerintah dan aksi korporasi yang cerdas diyakini akan menjadi kunci utama dalam memulihkan kepercayaan para investor saham. Fokus pada sektor-sektor yang memiliki resiliensi tinggi terhadap gejolak eksternal menjadi rekomendasi bagi para pengelola dana dalam mengatur ulang portofolio mereka.
Proyeksi Pemulihan Indeks Saham Gabungan Di Masa Mendatang
Melihat tren historis, pasar modal seringkali mengalami koreksi sehat sebelum kembali melanjutkan tren penguatan yang didorong oleh data-data ekonomi yang solid dan berkelanjutan. Airlangga menyatakan bahwa pemerintah optimis target pertumbuhan ekonomi tahun ini dapat tercapai berkat konsumsi domestik yang kuat serta kinerja ekspor yang tetap terjaga. Faktor-faktor pendukung tersebut akan menjadi katalis positif bagi indeks saham untuk kembali bangkit setelah mengalami periode tekanan jual yang cukup masif beberapa waktu lalu. Ketahanan ekonomi Indonesia yang sudah teruji saat pandemi menjadi modal penting bagi kepercayaan diri para investor di masa kini.
Ke depan, otoritas bursa bersama pemerintah akan terus melakukan sosialisasi mengenai pentingnya literasi keuangan bagi masyarakat agar tidak mudah terjebak dalam arus kepanikan pasar. Investor ritel diingatkan untuk selalu melakukan analisis mendalam terhadap laporan keuangan perusahaan sebelum mengambil keputusan jual atau beli di tengah pasar yang fluktuatif. Dengan jumlah investor domestik yang terus bertumbuh, kekuatan pasar modal Indonesia diharapkan tidak lagi terlalu bergantung pada pergerakan dana asing semata. Kemandirian pasar modal ini merupakan salah satu cita-cita besar yang ingin diwujudkan dalam masa pemerintahan yang akan datang demi kedaulatan ekonomi.
Menjaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi Nasional Secara Kolektif
Menutup penyampaian pesan tersebut, Airlangga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pelaku bisnis untuk tetap bersatu dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang sudah ada. Stabilitas keamanan dan politik dalam negeri menjadi faktor non-ekonomi yang sangat vital dalam memberikan rasa nyaman bagi setiap orang yang ingin menanamkan modal. Pemerintah akan terus hadir sebagai fasilitator yang menjembatani kepentingan masyarakat, pelaku usaha, dan investor demi kemajuan ekonomi nasional yang inklusif. Kerja keras bersama akan membuahkan hasil yang manis berupa peningkatan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia di masa yang akan datang.
Pesan yang disampaikan oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto melalui Airlangga Hartarto ini diharapkan dapat meredakan tensi di pasar modal dan memberikan arah yang jelas. Optimisme yang dibangun berdasarkan fakta dan data yang akurat adalah senjata terbaik dalam menghadapi setiap tantangan ekonomi yang datang silih berganti. Dengan semangat kebersamaan, Indonesia diyakini mampu melewati masa-masa fluktuasi pasar ini dengan jauh lebih kuat dan lebih tangguh dari sebelumnya. Keberhasilan menjaga stabilitas pasar modal adalah langkah awal menuju pencapaian target-target ekonomi besar yang telah dicanangkan untuk periode pemerintahan yang baru nanti.