JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket Lebaran periode 11 hingga 18 Maret 2026 mencapai 244.341 tiket.
Angka ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam merencanakan perjalanan jauh hari. Penjualan tiket dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan perusahaan.
Tiket untuk keberangkatan H-3 Lebaran pada 18 Maret 2026 terjual 42.413 dari total 120.409 tiket yang tersedia. Hal ini menjadi indikasi kuat bahwa masyarakat ingin memastikan perjalanan mudik lebih awal. Situasi ini juga menggambarkan kepercayaan publik terhadap layanan KAI yang nyaman dan tepat waktu.
Penjualan kumulatif yang tinggi menunjukkan strategi penjualan bertahap berhasil. Pembukaan tiket sejak awal bulan memudahkan masyarakat untuk merencanakan perjalanan secara matang. Selain itu, momentum libur panjang ikut mendorong masyarakat untuk memesan lebih cepat.
Tingkat Keterisian Kursi dan Peluang Pemesanan
Saat ini, tingkat keterisian kursi KAI berada sekitar 35,22 persen. Persentase ini memberi peluang luas bagi masyarakat untuk memesan tiket perjalanan. Ketersediaan kursi yang masih cukup besar memungkinkan fleksibilitas dalam memilih jadwal keberangkatan.
Masyarakat dianjurkan segera melakukan pemesanan agar mendapat tempat sesuai preferensi. Dengan memesan lebih awal, peluang mendapatkan tiket di jam keberangkatan favorit lebih tinggi. Hal ini juga mengurangi risiko kehabisan tiket pada hari-hari sibuk menjelang Lebaran.
KAI menegaskan bahwa meskipun penjualan berjalan cepat, tiket masih tersedia di berbagai rute populer. Pemesanan dapat dilakukan melalui kanal resmi agar transaksi aman dan valid. Warga yang merencanakan mudik disarankan menyesuaikan jadwal dengan ketersediaan tiket.
H-3 Lebaran sebagai Pilihan Strategis
Keberangkatan H-3 Lebaran bertepatan sehari sebelum libur nasional Nyepi. Momen ini diikuti dengan akhir pekan panjang yang memberikan kesempatan libur lebih lama. Kondisi ini membuat tanggal tersebut menjadi pilihan strategis bagi masyarakat.
Dengan keberangkatan H-3, para pemudik bisa menikmati libur lebih optimal. Mereka memiliki waktu untuk bersiap sebelum puncak arus mudik dan mengatur perjalanan keluarga. Hal ini menjadikan H-3 sebagai salah satu tanggal favorit untuk merencanakan perjalanan.
Selain itu, pemilihan H-3 juga menghindarkan penumpang dari keramaian puncak pada H-1 Lebaran. Kesempatan ini mendorong masyarakat memesan tiket lebih awal. Strategi ini membantu memastikan perjalanan lebih nyaman dan lancar.
Kanal Resmi Pemesanan Tiket
KAI menekankan pentingnya membeli tiket melalui kanal resmi. Pilihan resmi meliputi Access by KAI, website kai.id, serta mitra penjualan yang sudah bekerja sama. Pemesanan melalui kanal resmi memastikan harga wajar dan keamanan transaksi.
Perusahaan juga mengingatkan masyarakat menghindari pembelian dari pihak tidak resmi. Pihak tidak resmi biasanya menawarkan biaya tambahan yang tidak wajar. Dengan menggunakan kanal resmi, penumpang mendapat kepastian tiket dan pelayanan yang terpercaya.
Selain itu, Contact Center KAI 121 siap memberikan informasi terkait jadwal, harga, dan prosedur pembelian. Layanan ini memudahkan pelanggan dalam memperoleh informasi akurat. Hal ini juga mendukung perencanaan mudik yang lebih efisien dan nyaman.
Persiapan Perjalanan dan Rencana Mudik
Masyarakat disarankan menyesuaikan jadwal keberangkatan dengan ketersediaan tiket. Persiapan sejak dini membantu memastikan perjalanan lancar dan aman. Penumpang juga disarankan memeriksa jadwal kereta yang telah ditentukan untuk menghindari keterlambatan.
Selain itu, para pemudik dapat merencanakan rute alternatif atau kombinasi moda transportasi. Hal ini memberikan fleksibilitas dan kemudahan dalam perjalanan. Perencanaan matang juga membantu memaksimalkan waktu libur Lebaran bersama keluarga.
Dengan strategi pemesanan awal dan pemanfaatan tanggal strategis, masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik lebih nyaman. Kesadaran ini penting agar pengalaman mudik tetap menyenangkan. Kombinasi persiapan, ketersediaan tiket, dan pemilihan tanggal optimal menjadi kunci kelancaran perjalanan.