BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat, Delapan Provinsi Waspada Hari Ini

Selasa, 03 Februari 2026 | 11:33:44 WIB
BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat, Delapan Provinsi Waspada Hari Ini

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan terkait potensi hujan lebat hingga sangat lebat di delapan provinsi pada hari ini, Selasa, 3 Februari 2026. 

Prakirawan BMKG, Miftah Ali, menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau memantau kondisi cuaca secara berkala dan mengantisipasi potensi banjir maupun petir.

Daftar Provinsi Berpotensi Hujan Lebat

Berdasarkan prakiraan BMKG, delapan provinsi masuk kategori peringatan hujan lebat hingga sangat lebat. Provinsi tersebut adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, NTT, Papua, dan Papua Pegunungan. 

Warga di wilayah ini disarankan untuk tetap waspada dan menyiapkan perlengkapan menghadapi hujan intens.

Prediksi Hujan Petir dan Sedang di Kota Besar

Selain provinsi, BMKG juga merilis daftar kota besar yang berpotensi mengalami hujan petir atau hujan sedang. Banjarmasin dan Kendari berpotensi diguyur hujan disertai kilat atau petir. Sedangkan Semarang, Tanjung Selor, dan Merauke diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang.

Hujan Ringan di Wilayah Lain

Wilayah lain seperti Medan, Padang, Pangkalpinang, Palembang, Bengkulu, Bandar Lampung, Jakarta, Serang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Samarinda, Palangkaraya, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Mamuju, Manokwari, Jayapura, Ambon, Nabire, dan Jayawijaya diperkirakan turun hujan ringan. 

Masyarakat tetap perlu mempersiapkan payung dan pakaian hujan. Intensitas hujan ringan ini masih memungkinkan aktivitas harian berjalan normal.

Penyebab dan Fenomena Atmosfer Saat Ini

Miftah menjelaskan bahwa pertumbuhan awan hujan dipicu oleh dinamika atmosfer yang kompleks. 

BMKG memantau sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat daya Banten, barat Sumatera Utara, utara Pulau Biak, dan daratan Australia bagian utara. Fenomena ini membentuk konvergensi dan konfluensi yang memperkuat pembentukan awan hujan di wilayah tersebut.

Daerah Konvergensi Memperkuat Hujan

Kondisi sirkulasi ini menyebabkan penumpukan massa udara atau daerah konvergensi memanjang dari pesisir Sumatera Barat hingga Kalimantan dan Papua. 

Fenomena ini berperan dalam meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan di sepanjang jalur tersebut. Masyarakat diminta untuk memantau perkembangan cuaca melalui BMKG dan memprioritaskan keselamatan selama hujan lebat.

Terkini