Strategi ITS Kejar Peringkat Top 300 Dunia Melalui Inovasi Teknologi

Kamis, 19 Februari 2026 | 15:17:14 WIB
Strategi ITS Kejar Peringkat Top 300 Dunia Melalui Inovasi Teknologi

JAKARTA - Dunia pendidikan tinggi saat ini tidak hanya dituntut untuk mencetak lulusan yang kompeten, tetapi juga harus mampu menjadi motor penggerak inovasi yang relevan dengan kebutuhan global. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menyadari betul tantangan tersebut dengan memancangkan target ambisius dalam kancah internasional. Sebagai salah satu kampus teknologi terbaik di Indonesia, ITS terus memperkuat fondasi risetnya untuk bersaing di level elit. Energi, pangan, dan teknologi menjadi strategi utama ITS dalam menggapai peringkat Top 300 dunia, sebuah langkah besar yang tidak hanya mengejar angka klasemen, tetapi juga solusi nyata bagi peradaban.

Visi ini bukan sekadar mengejar prestise akademik semata. Fokus pada tiga sektor krusial tersebut menunjukkan keberpihakan perguruan tinggi ini terhadap isu-isu paling mendesak yang dihadapi umat manusia saat ini. Dengan mengintegrasikan kekuatan sumber daya manusia dan fasilitas riset mutakhir, kampus yang dikenal dengan semangat perjuangannya ini optimis dapat menembus jajaran universitas papan atas global dalam waktu dekat.

Fokus Strategis pada Ketahanan Pangan dan Energi Terbarukan

Kunci utama dari transformasi ITS menuju peringkat internasional yang lebih tinggi terletak pada pendalaman riset di bidang yang bersentuhan langsung dengan kedaulatan bangsa. Sektor pangan dan energi dipilih karena keduanya merupakan pilar stabilitas ekonomi dan sosial di masa depan. ITS berkomitmen untuk mengembangkan teknologi pertanian cerdas (smart farming) dan diversifikasi pangan guna memastikan ketersediaan sumber daya di tengah ancaman perubahan iklim global.

Di sisi lain, sektor energi menjadi panggung bagi ITS untuk menunjukkan taringnya dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan. Eksplorasi mengenai energi baru terbarukan (EBT), mulai dari tenaga surya, bayu, hingga pengembangan baterai kendaraan listrik, menjadi prioritas yang terus digenjot. Dengan memperbanyak publikasi ilmiah berkualitas dan paten di bidang ini, ITS tidak hanya memperkuat posisinya di tabel peringkat dunia, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dunia.

Integrasi Teknologi Digital dan Inovasi Masa Depan

Sebagai institusi berbasis teknologi, ITS menjadikan transformasi digital sebagai tulang punggung dari seluruh proses akademik dan risetnya. Penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), analisis data besar (Big Data), dan internet untuk segala (Internet of Things) diaplikasikan untuk menyelesaikan berbagai persoalan kompleks di masyarakat. Teknologi digital inilah yang menghubungkan riset di bidang energi dan pangan agar lebih presisi dan efisien.

Penerapan teknologi canggih ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem inovasi yang berkelanjutan di lingkungan kampus. Dengan mendorong mahasiswa dan dosen untuk menghasilkan karya-karya teknologi terapan, ITS berupaya membangun reputasi internasional sebagai pusat keunggulan teknologi (center of excellence). Hal ini menjadi sangat krusial karena penilaian peringkat dunia sering kali menitikberatkan pada seberapa besar pengaruh inovasi sebuah universitas terhadap perkembangan industri dan komunitas global.

Membangun Kolaborasi Internasional dan Reputasi Akademik

Untuk menembus jajaran 300 besar universitas terbaik di dunia, ITS menyadari bahwa mereka tidak bisa berjalan sendirian. Penguatan jejaring internasional melalui kemitraan dengan universitas ternama dan perusahaan multinasional menjadi bagian integral dari strategi ini. Kolaborasi riset lintas negara dan pertukaran talenta global diharapkan dapat meningkatkan skor pada indikator reputasi akademik dan sitasi riset internasional.

Reputasi internasional ini dibangun melalui kualitas publikasi di jurnal-jurnal bereputasi dunia. ITS terus mendorong para penelitinya untuk berkolaborasi dengan pakar dari luar negeri guna menghasilkan solusi teknologi yang memiliki dampak luas. Semakin banyak hasil riset ITS yang dirujuk oleh peneliti dunia, semakin besar pula peluang institusi ini untuk merangkak naik dalam daftar pemeringkatan dunia seperti QS World University Rankings.

Target Prestisius dan Dampak Nyata Bagi Masyarakat

Ambisi mencapai posisi Top 300 dunia adalah sebuah perjalanan panjang yang memerlukan konsistensi dan sinergi dari seluruh civitas akademika. Namun, bagi ITS, angka-angka dalam peringkat tersebut hanyalah indikator dari keberhasilan mereka dalam menjalankan misi utamanya: memberikan manfaat bagi masyarakat melalui sains dan teknologi. Keberhasilan menembus peringkat dunia diharapkan berbanding lurus dengan kemajuan teknologi yang bisa dirasakan langsung oleh industri dan rakyat Indonesia.

Dengan tetap fokus pada strategi energi, pangan, dan teknologi, ITS optimis bahwa identitas mereka sebagai kampus inovasi akan semakin diakui oleh dunia. Langkah strategis ini mencerminkan dedikasi institusi untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan perubahan zaman, sembari tetap menjaga nilai-nilai luhur pengabdian. Masa depan ITS di kancah internasional kini tengah dibangun di atas fondasi inovasi yang kokoh, demi membawa nama Indonesia harum di panggung pendidikan global.

Terkini