PLN Bali Siapkan 71 Posko dan 1103 Personel Kawal Idulfitri 1447 H

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:11:01 WIB
PLN Bali Siapkan 71 Posko dan 1103 Personel Kawal Idulfitri 1447 H

JAKARTA - PT PLN Persero Unit Induk Distribusi Bali telah menyiagakan sebanyak 71 posko pengamanan serta 1103 personel guna menjamin keandalan pasokan listrik selama perayaan Idulfitri.

Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk kesiapan perusahaan dalam mengantisipasi lonjakan beban listrik serta potensi gangguan teknis yang mungkin terjadi di wilayah Pulau Dewata selama masa libur panjang.

Komitmen dalam menjaga stabilitas energi nasional ini secara resmi dipublikasikan pada Kamis 26 Februari 2026 guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh umat muslim yang akan merayakan hari kemenangan.

Perusahaan memastikan bahwa seluruh infrastruktur kelistrikan mulai dari pembangkit hingga jaringan distribusi berada dalam kondisi prima untuk mendukung aktivitas ibadah serta mobilitas wisatawan yang berkunjung ke Bali.

Penyebaran Personel Ahli di Berbagai Titik Strategis Wilayah Bali

Sebanyak 1103 personel yang terdiri dari petugas teknik dan tim reaksi cepat telah disebar secara merata di berbagai kabupaten guna melakukan pemantauan intensif terhadap gardu-gardu induk yang sangat vital.

Para petugas dibekali dengan peralatan canggih serta prosedur operasional standar yang sangat ketat untuk menangani setiap permasalahan jaringan secara cepat tanpa harus mengganggu kenyamanan pelanggan dalam waktu lama.

Kesiagaan ini merupakan bagian dari upaya manajemen dalam meminimalisir risiko pemadaman terencana sehingga seluruh masyarakat dapat menikmati momen berkumpul bersama keluarga dengan kualitas penerangan yang sangat stabil dan andal.

Operasional Posko Siaga dan Dukungan Sarana Transportasi Darurat

Pihak PLN juga mendirikan 71 posko siaga yang beroperasi selama dua puluh empat jam penuh untuk melayani pengaduan serta melakukan koordinasi lapangan secara waktu nyata antar unit layanan di seluruh Bali.

Selain tenaga manusia perusahaan juga menyiapkan armada kendaraan pendukung yang terdiri dari unit mobil operasional dan motor reaksi cepat guna menembus kemacetan di titik-titik keramaian pusat wisata daerah.

Kehadiran posko-posko ini diharapkan dapat memperpendek waktu tanggap atau response time jika ditemukan adanya laporan mengenai gangguan kabel atau trafo yang terkena dampak cuaca ekstrem di beberapa wilayah pesisir.

Pemantauan Khusus Terhadap Lokasi Ibadah dan Objek Wisata Utama

Fokus pengamanan kelistrikan pada tahun ini diarahkan pada tempat-tempat ibadah besar seperti masjid dan lapangan yang digunakan untuk pelaksanaan shalat Idulfitri agar prosesi ibadah berjalan sangat khusyuk.

Selain lokasi religi sejumlah objek wisata favorit dan pusat perbelanjaan juga mendapatkan perhatian ekstra mengingat Bali diprediksi akan menerima kunjungan wisatawan domestik yang sangat besar pada periode lebaran kali ini.

Manajemen terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan pemerintah daerah guna menyelaraskan jadwal pemeliharaan jaringan agar tidak berbenturan dengan waktu-waktu puncak perayaan yang sangat krusial bagi warga lokal.

Pemanfaatan Teknologi Digital Melalui Aplikasi Pelayanan PLN Mobile

Masyarakat diimbau untuk selalu memanfaatkan aplikasi digital resmi guna melaporkan setiap kendala kelistrikan yang dialami di rumah masing-masing agar laporan tersebut dapat segera ditindaklanjuti secara sistematis dan transparan.

Fitur pelacakan petugas secara langsung di dalam aplikasi memberikan kepastian bagi pelanggan mengenai posisi personel yang sedang menuju lokasi gangguan sehingga komunikasi antara bank energi dan konsumen terjaga baik.

Layanan digital ini terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi kerja tim lapangan serta mempermudah akses informasi mengenai status kelistrikan di wilayah terdampak tanpa harus melalui jalur telepon yang sering mengalami antrean.

Visi Keandalan Energi Nasional Dalam Mendukung Hari Raya 2026

Target utama dari pengerahan ribuan personel ini adalah mewujudkan target nol gangguan besar atau zero down time selama masa siaga lebaran guna menjaga reputasi Bali sebagai destinasi internasional yang aman.

Perusahaan percaya bahwa stabilitas energi merupakan fondasi utama dalam menggerakkan roda ekonomi daerah terutama pada sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung penghidupan sebagian besar masyarakat di Pulau Dewata.

Dengan persiapan yang sangat matang ini diharapkan seluruh rangkaian perayaan Idulfitri 1447 Hijriah dapat berlangsung dengan penuh kegembiraan tanpa adanya kendala teknis kelistrikan yang berarti bagi seluruh penduduk Bali.

Terkini