Bank Indonesia Pacu Kolaborasi Lintas Negara

Jumat, 29 Agustus 2025 | 08:43:16 WIB
Bank Indonesia Pacu Kolaborasi Lintas Negara

JAKARTA - Transformasi digital yang pesat dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik telah membentuk lanskap perekonomian dunia menjadi semakin kompleks. Dua faktor ini tidak hanya memengaruhi perdagangan internasional, tetapi juga sistem keuangan global, termasuk layanan kebanksentralan dan penyelenggaraan sistem pembayaran lintas negara. Di tengah dinamika tersebut, Bank Indonesia menegaskan pentingnya memperkuat sinergi dan konektivitas global untuk menciptakan ekosistem pembayaran antarnegara yang adaptif, inklusif, dan tangguh.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menekankan bahwa penguatan kolaborasi antarnegara menjadi bagian dari strategi penting dalam menghadapi tantangan ekonomi digital global. Menurutnya, kerja sama erat antarotoritas keuangan dunia akan menentukan bagaimana sistem pembayaran mampu menjawab kebutuhan zaman, sekaligus mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.

Prioritas Strategis Bank Indonesia

Dalam forum internasional Central Banking Services Festival (CB Fest) 2025 di Jakarta, Perry menegaskan komitmen penuh Bank Indonesia untuk terus mendorong pengembangan ekonomi digital serta memperkuat keterhubungan antarnegara.

“Prioritas kami mencakup digitalisasi dan integrasi sistem pembayaran domestik dan global (baik retail maupun wholesale), pembangunan infrastruktur digital (BI-FAST, QRIS, serta penguatan infrastruktur industri melalui SNAP dan manajemen risiko), konsolidasi industri serta keterhubungan dengan konektivitas regional, inovasi berkelanjutan dalam layanan kebanksentralan, perluasan kerja sama lintas negara, serta pengembangan Digital Rupiah sebagai instrumen strategis untuk mendukung inovasi transaksi pembayaran yang relevan dan stabilitas keuangan di era digital,” ungkap Perry.

Ia menambahkan bahwa pemanfaatan inovasi digital, termasuk instrumen transaksi lintas negara, harus dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan sinergi yang kuat. Hal ini penting agar sistem pembayaran tidak hanya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga stabilitas keuangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tantangan Global dan Nilai Kerja Sama

Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Arrmanatha C. Nasir, turut menyoroti relevansi CB Fest 2025 sebagai forum untuk memperkuat sinergi global di tengah tantangan geopolitik dan perkembangan teknologi yang cepat. Menurutnya, transformasi digital dalam sistem keuangan dunia harus dibarengi dengan langkah nyata untuk menjaga kepercayaan, keadilan, dan kerja sama antarnegara.

“Kondisi global dihadapkan pada persaingan geopolitik, volatilitas ekonomi, dan disruptive technology,” katanya.

Arrmanatha menegaskan bahwa ada tiga tindakan penting untuk menjaga ketahanan sistem keuangan. Pertama, kepercayaan (trust), di mana tanpa adanya kepercayaan publik, sistem keuangan tidak akan berjalan optimal. Kedua, keadilan (fairness), sebab tanpa prinsip keadilan, sistem keuangan berpotensi kehilangan legitimasi. Ketiga, kerja sama (cooperation), yang menjadi kunci untuk memastikan sistem keuangan tetap tangguh di tengah arus inovasi teknologi yang sangat cepat.

Forum Strategis Lintas Negara

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Junanto Herdiawan, menjelaskan bahwa CB Fest merupakan forum tahunan yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan global, mulai dari bank sentral, otoritas jasa keuangan, lembaga pemerintah, industri perbankan, hingga asosiasi internasional. Tujuannya adalah memperkuat sinergi global dalam menghadapi dinamika ekonomi dunia dan tantangan transaksi lintas negara di era digital.

“Pertemuan tahun ini mengusung tema Enhancing Central Bank Services in the Digital Age: Building Resilient Cross-Border Settlement Amid Geopolitical Shifts. Hadir dalam CB Fest 2025 tersebut otoritas moneter dari negara Rusia, Korea, India, Filipina, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, Timor Leste, Papua Nugini, Vietnam, serta Hong Kong,” jelas Junanto.

Forum ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah diskusi, tetapi juga sebagai momentum untuk membangun konsensus dan memperkuat kerja sama lintas negara. Melalui CB Fest, diharapkan hubungan antarbank sentral dunia semakin erat sehingga dapat mendukung kelancaran transaksi lintas negara sekaligus memperkuat fondasi kerja sama ekonomi ke depan.

Digital Rupiah dan Inovasi Sistem Pembayaran

Salah satu poin utama yang disampaikan Bank Indonesia adalah pengembangan Digital Rupiah sebagai instrumen strategis dalam inovasi pembayaran. Kehadiran mata uang digital bank sentral ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi, memperluas inklusi keuangan, serta memastikan stabilitas sistem keuangan di tengah perubahan besar yang ditimbulkan oleh teknologi digital.

Selain itu, BI juga terus memperluas penerapan BI-FAST dan QRIS sebagai instrumen pembayaran digital yang semakin relevan bagi masyarakat. Penerapan sistem ini sejalan dengan upaya konsolidasi industri, penguatan manajemen risiko, serta konektivitas regional yang menjadi prioritas dalam roadmap transformasi digital Bank Indonesia.

Menjawab Dinamika Global

Lanskap ekonomi global saat ini tidak bisa dilepaskan dari risiko geopolitik, volatilitas pasar, dan disrupsi teknologi. Oleh karena itu, penguatan konektivitas antarnegara dalam sistem pembayaran menjadi keharusan. Sinergi global diperlukan untuk memastikan bahwa setiap inovasi digital yang dikembangkan dapat berjalan dengan stabil, adil, dan dipercaya oleh seluruh pemangku kepentingan.

Bank Indonesia melihat bahwa kolaborasi lintas negara adalah kunci untuk membangun sistem pembayaran yang lebih tangguh. Dengan sinergi ini, ekosistem keuangan dunia dapat tetap berjalan stabil meskipun dihadapkan pada tantangan geopolitik maupun perkembangan teknologi yang cepat.

Melalui forum CB Fest 2025, Bank Indonesia berharap dapat memperkuat kerja sama dengan berbagai bank sentral dan mitra strategis global. Langkah ini tidak hanya bertujuan memperlancar transaksi lintas negara, tetapi juga memastikan sistem keuangan global menjadi lebih tahan terhadap guncangan geopolitik dan disrupsi teknologi.

Dengan pengembangan infrastruktur digital yang terus berjalan, inovasi pembayaran lintas negara, dan penguatan sinergi global, Bank Indonesia optimistis bahwa ekosistem pembayaran antarnegara akan semakin kokoh. Visi besar ini bukan hanya untuk memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan ekonomi global, tetapi juga untuk memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan kesejahteraan masyarakat.

Terkini

Honor X9c 5G: Baterai Jumbo & Kamera 108MP

Jumat, 29 Agustus 2025 | 15:33:27 WIB

Lava Ultra Play 5G: Layar Luas, Kamera Tajam

Jumat, 29 Agustus 2025 | 15:38:02 WIB

Realme 2 sampai 3 Jutaan: Smartphone Andal Dan Terjangkau

Jumat, 29 Agustus 2025 | 15:41:34 WIB

Advan G9 Pro: HP Tahan Lama Harga Terjangkau

Jumat, 29 Agustus 2025 | 15:46:12 WIB