Asuransi

Proteksi Kredit Infrastruktur: Sinergi Strategis Askrindo dan Bank Kalsel 2026

Proteksi Kredit Infrastruktur: Sinergi Strategis Askrindo dan Bank Kalsel 2026
Proteksi Kredit Infrastruktur: Sinergi Strategis Askrindo dan Bank Kalsel 2026

JAKARTA - Dinamika pembangunan di wilayah Kalimantan Selatan kini tengah berada dalam laju yang impresif, seiring dengan penetapan kawasan ini sebagai beranda utama Ibu Kota Nusantara (IKN). Lonjakan aktivitas proyek fisik dan investasi menuntut adanya skema perlindungan finansial yang kokoh bagi perbankan daerah dalam menyalurkan modal. Menjawab tantangan tersebut, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel). Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan perlindungan asuransi atas portofolio kredit bank, yang mencakup sektor konstruksi maupun nonkonstruksi.

Sinergi antara entitas asuransi pelat merah dan bank pembangunan daerah ini menjadi sangat krusial untuk memastikan bahwa aliran dana pembangunan tetap terjaga dari risiko gagal bayar. Dengan adanya jaminan asuransi, perbankan memiliki bantalan risiko yang kuat dalam mengekspansi pembiayaan ke sektor-sektor produktif yang menjadi mesin penggerak ekonomi di daerah.

Dukungan Strategis bagi Kalimantan Selatan sebagai Wilayah Penyangga IKN

Posisi geografis Kalimantan Selatan yang strategis kini bukan sekadar narasi, melainkan realitas ekonomi yang harus didukung oleh ketersediaan layanan keuangan yang andal. Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin, menekankan bahwa sinergi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara nyata.

Pihak Askrindo melihat bahwa kuatnya aktivitas investasi dan pembangunan di wilayah tersebut tidak bisa dilepaskan dari peran Kalimantan Selatan sebagai gerbang menuju IKN. Oleh karena itu, kerja sama dengan Bank Kalsel merupakan bagian dari strategi pertumbuhan sekaligus penguatan peran perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional daerah. Melalui skema ini, Askrindo hadir untuk memitigasi risiko kredit yang timbul dari proyek-proyek pembangunan infrastruktur di Kalimantan Selatan.

Solusi Proteksi Optimal dengan Penjaminan yang Kompetitif

Dalam industri konstruksi yang memiliki tingkat risiko tinggi, dukungan underwriting yang tepat menjadi faktor penentu. Askrindo berkomitmen untuk memberikan standar layanan tinggi bagi mitra perbankannya. Dengan dukungan underwriting dan ketentuan tarif yang kompetitif, kami memastikan mitra BPD mendapatkan solusi proteksi yang optimal guna mendukung pembangunan infrastruktur nasional.

Ketersediaan tarif yang bersaing memungkinkan Bank Kalsel untuk tetap kompetitif dalam menyalurkan pembiayaan kepada para kontraktor dan pelaku usaha daerah. Keamanan portofolio kredit yang dijamin oleh asuransi juga memberikan kepastian bagi pihak perbankan dalam menjaga rasio kesehatan keuangan bank, sembari terus berperan aktif dalam proyek-proyek fisik berskala besar di daerah.

Transformasi Layanan dari Hulu ke Hilir untuk Kecepatan Respons

Askrindo menyadari bahwa efisiensi adalah kunci dalam mendukung proyek-proyek konstruksi yang sering kali memiliki tenggat waktu ketat. Dalam rangka penguatan dukungan kerja sama ini, pihak Askrindo melakukan pembenahan internal secara menyeluruh terhadap layanan produk mereka dari hulu ke hilir. Langkah ini mencakup penyederhanaan birokrasi mulai dari perizinan produk, struktur tarif, hingga proses klaim dan subrogasi.

Tujuan utama dari transformasi layanan ini adalah supaya semuanya bisa berjalan lebih simpel, transparan, dan cepat merespons kebutuhan di lapangan. Kecepatan dalam memproses klaim dan transparansi dalam penetapan tarif menjadi nilai tambah yang sangat dihargai oleh mitra perbankan. Dengan proses yang lebih ramping, hambatan administratif dalam penyaluran kredit produktif diharapkan dapat diminimalisir.

Peningkatan Kepercayaan Diri Perbankan Daerah dalam Menyalurkan Kredit

Dari perspektif perbankan, dukungan dari perusahaan asuransi kredit berpengalaman memberikan dampak psikologis dan operasional yang signifikan. Direktur Bisnis Bank Kalsel, Akhmad Fauzi Noor, menyatakan bahwa Askrindo merupakan mitra strategis yang berperan penting dalam mendukung pengembangan bisnis pembiayaan Bank Kalsel di tengah pesatnya pembangunan daerah.

Hubungan kerja sama ini dinilai sudah sangat mapan dan selalu selaras dengan kebutuhan bisnis bank yang dinamis. "Bagi kami, Askrindo sudah menjadi mitra strategis yang selalu sejalan dengan kebutuhan bisnis Bank Kalsel. Sinergi ini memberi kami kepercayaan diri untuk terus menyalurkan pembiayaan secara sehat dan berkelanjutan," tutur Akhmad. Rasa percaya diri ini sangat penting bagi BPD untuk tidak sekadar menjadi penonton dalam pembangunan infrastruktur IKN, melainkan menjadi aktor utama pendanaan.

Harapan Pertumbuhan Berkelanjutan bagi Perekonomian Daerah

Pada akhirnya, kerja sama ini bukan hanya soal transaksi bisnis antara dua lembaga, melainkan soal dampak luas bagi masyarakat Kalimantan Selatan. Askrindo berharap dengan adanya perlindungan dari kerja sama ini, pembiayaan sektor produktif dapat terus tumbuh secara berkelanjutan. Ketika sektor konstruksi dan nonkonstruksi mendapatkan akses pendanaan yang aman, lapangan kerja akan tercipta dan roda ekonomi lokal akan berputar lebih cepat.

Melalui perlindungan asuransi yang komprehensif, risiko sistemik dalam penyaluran kredit dapat ditekan. Kontribusi positif terhadap perekonomian daerah diharapkan akan semakin terasa seiring dengan semakin banyaknya proyek infrastruktur yang berhasil diselesaikan berkat dukungan pembiayaan yang sehat dari Bank Kalsel dan proteksi yang andal dari Askrindo.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index