Otomotif

Berakhirnya Masa Insentif Pajak Pemerintah Picu Kenaikan Harga Mobil Listrik Changan

Berakhirnya Masa Insentif Pajak Pemerintah Picu Kenaikan Harga Mobil Listrik Changan
Berakhirnya Masa Insentif Pajak Pemerintah Picu Kenaikan Harga Mobil Listrik Changan

JAKARTA - Sejumlah model kendaraan listrik Changan di Indonesia kini mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan menyusul berakhirnya masa berlaku insentif fiskal.

Kebijakan baru ini mulai dirasakan dampaknya oleh konsumen otomotif di tanah air pada periode awal Februari 2026 ini. Hal ini disebabkan oleh perubahan aturan perpajakan dari pemerintah yang sebelumnya memberikan banyak kemudahan bagi para pembeli kendaraan bertenaga baterai di pasar domestik.

Dampak Berakhirnya Subsidi Pajak Terhadap Harga Jual

Pasar kendaraan listrik di Indonesia kini memasuki babak baru seiring dengan keputusan pemerintah untuk tidak lagi memperpanjang masa berlaku insentif tertentu. Kondisi ini memaksa para produsen otomotif global yang beroperasi di dalam negeri untuk melakukan penyesuaian nilai jual produk mereka kepada masyarakat luas.

Changan Indonesia menjadi salah satu merek yang terdampak secara langsung oleh perubahan skema pajak yang kini kembali ke tarif normal yang berlaku. Kenaikan ini dipicu oleh penerapan Pajak Pertambahan Nilai atau PPN yang kini kembali berada di angka dua belas persen untuk setiap transaksi.

Lonjakan Harga Signifikan Pada Model Deepal S07

Kenaikan harga yang paling mencolok terlihat pada model SUV listrik andalan mereka, yakni Deepal S07, yang kini memiliki banderol harga yang jauh lebih tinggi. Sebelumnya, kendaraan ini dipasarkan dengan harga sekitar Rp 599 juta, namun kini harganya telah merangkak naik hingga menyentuh angka Rp 659 juta.

Selisih kenaikan yang mencapai Rp 60 juta tersebut merupakan dampak akumulatif dari hilangnya subsidi pajak yang selama ini dinikmati oleh para konsumen. Meski demikian, pihak pabrikan optimis bahwa kualitas dan fitur yang ditawarkan tetap mampu bersaing dengan kompetitor lain di kelas SUV premium.

Penyesuaian Nilai Jual Untuk Unit Changan Lumin

Tidak hanya pada segmen mewah, mobil listrik mungil yang populer yakni Changan Lumin juga turut mengalami koreksi harga pada bulan Februari ini. Mobil yang sebelumnya sempat ditawarkan dengan harga promosi Rp 178 juta, kini secara resmi dibanderol dengan harga baru sebesar Rp 199 juta.

Penyesuaian ini mencerminkan realitas pasar di mana biaya operasional dan pajak harus ditanggung secara penuh tanpa adanya bantuan potongan dari pihak regulator. Walaupun mengalami kenaikan, model Lumin diprediksi tetap akan menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan operasional harian yang efisien.

Pernyataan Resmi Pihak Manajemen Changan Indonesia

CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, memberikan konfirmasi terkait situasi ini dalam sebuah pertemuan dengan awak media di kawasan Jakarta pada Selasa 3 Februari 2026. Beliau mengakui bahwa perusahaan saat ini memang harus mengikuti aturan tarif pajak terbaru yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

"Saat ini kita sudah ikut pakai 12 persen nih, sementara. Sudah diterapkan saat ini," ujar Setiawan menanggapi pertanyaan mengenai skema harga baru tersebut. Beliau juga menambahkan bahwa kondisi ini memang sangat menantang bagi produsen namun pihaknya berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen.

Strategi Menghadapi Tantangan Pasar di Ajang IIMS

Penerapan harga baru ini dilakukan bertepatan dengan momentum pameran otomotif Indonesia International Motor Show atau IIMS yang akan segera digelar secara resmi. Meskipun harga naik, Changan tetap berupaya memberikan berbagai program penjualan menarik untuk menarik minat pengunjung pameran yang mencari solusi kendaraan listrik yang modern.

Masyarakat diharapkan dapat memahami bahwa perubahan harga ini merupakan faktor eksternal yang berhubungan erat dengan regulasi fiskal nasional yang sedang berjalan. Dengan berakhirnya masa insentif, persaingan di industri kendaraan listrik Indonesia dipastikan akan semakin kompetitif dengan mengedepankan inovasi teknologi sebagai nilai jual utamanya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index