KEMENAG

Kepala Kemenag Kepulauan Seribu Gaungkan Ramadan ASRI di CFD Jakarta

Kepala Kemenag Kepulauan Seribu Gaungkan Ramadan ASRI di CFD Jakarta
Kepala Kemenag Kepulauan Seribu Gaungkan Ramadan ASRI di CFD Jakarta

JAKARTA - Menyambut datangnya bulan suci Ramadan tidak selalu dilakukan dengan perenungan statis, melainkan bisa melalui ekspresi kebersamaan yang dinamis dan menyehatkan. Di tengah riuh rendah kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta, sebuah pesan tentang harmoni dan kebersihan jiwa digaungkan. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu, Nasruddin, bersama jajaran ASN Kemenag Kepulauan Seribu menghadiri kegiatan Tarhib Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dikemas dalam acara Ramadan Mubarak Fun Walk.

Langkah kaki ratusan peserta di Jalan Sudirman pagi itu menjadi simbol kesiapan fisik dan mental umat dalam menyongsong bulan puasa. Kegiatan ini digagas oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia dan berlangsung di Area Car Free Day (CFD) depan Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, pada Minggu. Perpaduan antara olahraga dan syiar agama ini memberikan warna baru dalam tradisi menyambut bulan suci di Indonesia.

Awal Rangkaian Joyful Ramadan dan Syiar yang Luas

Kegiatan pagi itu bukan sekadar jalan santai biasa, melainkan sebuah proklamasi kegembiraan spiritual. Tarhib Ramadan tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan Joyful Ramadan Mubarak Tahun Anggaran 2026. Sejak pagi hari, ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat tampak antusias mengikuti fun walk yang sarat dengan nuansa kebersamaan, kesehatan, dan semangat menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Semangat tarhib ini pun dipastikan akan merambah ke seluruh penjuru ruang publik, tidak hanya terbatas di pusat kota. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Tarhib Ramadan tidak hanya dilaksanakan di satu lokasi. “Tarhib Ramadan tidak hanya kita laksanakan di sini, tetapi juga di masjid, musala, pengajian-pengajian, serta majelis taklim. Kita terus menyemarakkan syiar menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Tahun ini, Tarhib Ramadan juga kita gelar di Mimbar Car Free Day sepanjang Jalan Sudirman dan sekitarnya,” ujarnya.

Ramadan Inklusif yang Menggembirakan Semua Umat

Filosofi di balik acara ini adalah menghadirkan wajah agama yang ramah, terbuka, dan membawa sukacita bagi siapa saja, lintas golongan. Abu Rokhmad berharap kegiatan ini mampu menghadirkan suasana Ramadan yang menggembirakan dan inklusif. Menurutnya, keberkahan Ramadan harus bisa dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.

“Semoga pesan-pesan yang disampaikan dapat menggugah semangat kita semua untuk menyambut Ramadan dengan penuh kegembiraan. Lebih dari itu, Ramadan diharapkan mampu menggembirakan orang lain, termasuk seluruh umat beragama, sehingga bersama-sama merasakan bahwa Ramadan adalah bulan yang penuh berkah,” lanjutnya. Pesan ini menekankan bahwa spiritualitas bukan hanya urusan individu dengan Sang Pencipta, tetapi juga tentang bagaimana memberikan dampak positif bagi sesama manusia.

Kekhusyukan di Tengah Guyuran Hujan Berkah

Meskipun cuaca Jakarta pagi itu tidak sepenuhnya cerah, hal tersebut tidak menyurutkan api semangat para peserta. Dalam suasana pagi yang mendung dan syahdu, hujan yang turun justru menambah kekhusyukan kegiatan. Kehadiran para petinggi kementerian juga menjadi simbol dukungan moral yang kuat bagi para jajaran di bawahnya.

Dirjen Bimas Islam juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Menteri Agama RI. “Hujan pagi ini semoga menjadi hujan yang penuh berkah dan rahmat bagi kita semua. Terima kasih kepada Wakil Menteri Agama RI, Romo, yang telah hadir dan memberikan semangat serta meneguhkan kebersamaan kita,” ucapnya. Di bawah rintik hujan, kebersamaan para abdi negara dan masyarakat umum terasa semakin solid dan hangat.

Memaknai Ramadan ASRI sebagai Pedoman Beribadah

Puncak dari pesan yang ingin disampaikan dalam kegiatan ini adalah konsep "Ramadan ASRI". Sebuah akronim yang diharapkan menjadi panduan bagi umat dalam menjalankan ibadah satu bulan penuh nantinya. Pada kesempatan tersebut, disampaikan pula pesan utama Tarhib Ramadan tahun ini, yakni Ramadan ASRI. “Ramadan ASRI adalah Ramadan yang aman, sehat, resik, indah, serta ditambah dengan Ramadan yang tentram untuk kita semua,” tegasnya. Nilai-nilai ini mengajak umat untuk tidak hanya fokus pada ritual, tetapi juga menjaga kebersihan lingkungan dan ketertiban umum.

Dukungan dari Kepulauan Seribu untuk Harmoni Umat

Kehadiran jajaran dari wilayah kepulauan menunjukkan bahwa semangat ini bersifat universal dan menjangkau seluruh pelosok Jakarta. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu, Nasruddin, menyampaikan bahwa keikutsertaan jajaran Kemenag Kepulauan Seribu dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap syiar Ramadan yang menyejukkan.

Nasruddin melihat korelasi kuat antara kesehatan fisik melalui fun walk dengan ketenangan batin dalam berpuasa. “Kegiatan Ramadan Mubarak Fun Walk ini menjadi momentum penting untuk menyambut Ramadan dengan semangat kebersamaan, kesehatan, dan kegembiraan. Nilai-nilai Ramadan ASRI sejalan dengan upaya Kementerian Agama dalam membangun kehidupan keagamaan yang rukun dan harmonis,” ungkap Nasruddin.

Membawa Semangat Ramadan ASRI ke Wilayah Pesisir

Visi ke depan adalah bagaimana semangat yang tercipta di Jalan Sudirman ini bisa diimplementasikan secara nyata di tengah masyarakat nelayan dan penduduk di Kepulauan Seribu. Ia berharap semangat positif dari kegiatan ini dapat menular ke masyarakat Kepulauan Seribu. “Kami berharap semangat Ramadan ASRI ini dapat kita bawa dan terapkan di wilayah Kepulauan Seribu, sehingga Ramadan benar-benar menjadi bulan yang menenangkan, menyehatkan, dan penuh keberkahan,” tambahnya.

Kegiatan Ramadan Mubarak Fun Walk berlangsung meriah dan tertib dengan iringan hiburan musik dari Kotak Band yang semakin menyemarakkan suasana CFD Jakarta pagi itu. Acara kemudian ditutup dengan sesi ice breaking dan penampilan hiburan, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan menggembirakan. Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama berharap semangat Ramadan ASRI dapat menular luas di tengah masyarakat, sehingga bulan suci Ramadan 1447 H benar-benar menjadi bulan yang menyehatkan, menenteramkan, dan penuh keberkahan bagi semua.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index