Huawei

Huawei P30 Pro: Kamera Ikonik, Harga Terjangkau

Huawei P30 Pro: Kamera Ikonik, Harga Terjangkau
Huawei P30 Pro: Kamera Ikonik, Harga Terjangkau

JAKARTA - Meski telah meluncur beberapa tahun lalu, Huawei P30 Pro kini kembali menjadi sorotan di pasar smartphone. Alasan utama kebangkitannya adalah kamera inovatif yang dulu menjadi salah satu andalan Huawei, dipadu dengan harga yang kini jauh lebih terjangkau. Saat pertama kali dirilis pada April 2019, Huawei P30 Pro dibanderol Rp12.999.000 untuk varian RAM 8GB dan memori internal 256GB. Sekarang, perangkat ini bisa ditebus mulai dari Rp6.979.000, hampir separuh harga awal, membuatnya kembali menarik bagi penggemar fotografi mobile dan pengguna yang mencari smartphone flagship dengan harga ramah di kantong.

Desain dan Layar: Tetap Elegan dan Fungsional

Huawei P30 Pro mempertahankan formula desain yang terbukti sukses. Ponsel ini masih memakai dua lapisan kaca, tetapi dengan penataan kamera belakang yang diperbarui dan sudah mendukung sertifikasi IP68. Tradisi gradien dua warna khas Huawei juga hadir di model ini, memberikan kesan elegan dan modern. Ukurannya mirip dengan versi standar, meski ada perubahan pada susunan kamera di belakang dan hilangnya lensa periskop.

Layar P30 Pro berjenis AMOLED berukuran 6,47 inci dengan resolusi 2340 x 1080 piksel, memberikan kepadatan 399 PPI. Hasilnya, gambar tampak tajam, warna hidup, dan detail cukup tinggi untuk penggunaan sehari-hari maupun menonton konten multimedia. Kecerahan layar juga patut diacungi jempol, mencapai 605 nits dalam mode otomatis dan 570 nits pada mode manual. Meski bukan yang tertinggi di kelasnya, layar OLED ini tetap menawarkan pengalaman visual yang menyenangkan.

Performa: Chipset Lawas yang Masih Gahar

Di balik bodinya yang elegan, Huawei P30 Pro menyimpan dapur pacu yang mumpuni. Chipset Kirin 980 menjadi otak dari ponsel ini. Meskipun kini bukan satu-satunya chip 7nm di dunia Android, karena Snapdragon 855 juga hadir, Kirin 980 tetap menunjukkan performa yang hebat. Pengujian membuktikan bahwa ponsel ini setara dengan seluruh jajaran Android flagship dari segi kinerja multi-inti.

Perbedaan dengan Snapdragon 855 memang ada, namun dalam pemakaian sehari-hari sulit untuk dibedakan. Huawei P30 Pro menjalankan Android 9 Pie dengan peluncur EMUI 9.1. Versi ini membawa beberapa peningkatan, termasuk dukungan GPU Turbo 2.0 dan brankas kata sandi baru, yang membuat pengalaman penggunaan semakin lancar dan efisien. Semua game populer bisa dijalankan tanpa masalah pada resolusi 1080p, sehingga ponsel ini tetap relevan untuk gamer kasual.

Kamera: Andalan Utama Huawei P30 Pro

Kamera menjadi alasan utama banyak orang memburu Huawei P30 Pro. Ponsel ini menjadi pelopor dengan empat sensor di bagian belakang, masing-masing memiliki peran berbeda. Kamera utama 40MP dilengkapi OIS, kamera ultrawide 20MP, kamera telefoto 8MP, dan sensor ToF untuk kedalaman.

Kamera utama mampu menghasilkan foto dengan detail tinggi, warna akurat, kontras yang baik, dan rentang dinamis yang luas. Pengolahan gambar juga halus, menjadikan foto tampak profesional bahkan dalam kondisi cahaya siang. Kamera ultrawide menawarkan kualitas cukup baik dengan warna yang nyata dan noise rendah, meski masih kalah dibanding kamera utama. Sementara itu, kamera telefoto 8MP mampu menghasilkan foto setara resolusi 10MP dengan detail memuaskan jika pencahayaan cukup. Hasil zoom dan jangkauan ekstra benar-benar impresif, dengan warna, kontras, dan rentang dinamis yang tetap terjaga.

Di depan, kamera selfie 32MP menyediakan potret dengan berbagai efek dan pemisahan subjek yang lebih baik, hasilnya tetap detail dengan warna akurat. Fitur ini membuat Huawei P30 Pro masih menjadi pilihan menarik bagi penggemar selfie dan konten sosial media.

Baterai dan Pengisian Daya: Lawas tapi Tetap Cepat

Huawei P30 Pro dibekali baterai 4.200 mAh, sama seperti Huawei Mate 20 Pro. Baterai ini mendukung pengisian cepat SuperCharge hingga 40W dan pengisian nirkabel 15W. Dalam praktiknya, pengisian daya dari 0 hingga 70% dapat dicapai hanya dalam 30 menit, hingga 90% dalam 45 menit, dan penuh dalam 60 menit. Untuk ukuran baterai lawas, kecepatan ini tetap mengesankan, memastikan pengguna bisa kembali menggunakan ponsel dengan cepat.

Lawas tapi Masih Relevan

Meski produk ini lawas, Huawei P30 Pro tetap layak dipertimbangkan. Dengan harga yang kini lebih bersahabat, kualitas kamera yang unggul, performa masih gahar, dan baterai yang cepat terisi, perangkat ini bisa bersaing dengan model lebih baru seperti Samsung Galaxy A56 5G atau OPPO Reno 13F 5G. Bagi pengguna yang mencari smartphone lawas dengan kemampuan fotografi flagship, P30 Pro menawarkan paket lengkap dengan harga lebih terjangkau, menjadikannya pilihan cerdas di tengah lautan smartphone modern.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index