Mengungkap Makna Logo Imlek Nasional 2026, Kuda Merah Putih Penuh Filosofi

Senin, 02 Februari 2026 | 08:42:55 WIB
Mengungkap Makna Logo Imlek Nasional 2026, Kuda Merah Putih Penuh Filosofi

JAKARTA - Peluncuran logo Imlek Nasional 2026 menjadi salah satu penanda dimulainya rangkaian persiapan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Indonesia.

Bukan sekadar elemen visual, logo ini dirancang sebagai simbol kebersamaan, toleransi, dan persatuan dalam keberagaman budaya Nusantara. Melalui tema besar yang diusung, pemerintah ingin menegaskan bahwa Imlek merupakan bagian dari identitas kebangsaan Indonesia yang inklusif.

Pada 28 Januari 2026, Pemerintah Indonesia secara resmi meluncurkan logo dan tema Imlek Nasional 2026 bertajuk “Harmoni Imlek Nusantara”. Peluncuran tersebut menandai dimulainya rangkaian perayaan Imlek 2577 Kongzili yang akan digelar secara nasional dan melibatkan berbagai lapisan masyarakat.

Tema Harmoni Imlek Nusantara sebagai Simbol Kebangsaan

Mengutip laman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), tema “Harmoni Imlek Nusantara” dipilih untuk menegaskan kuatnya akulturasi budaya Tionghoa dengan kekayaan tradisi Nusantara. Perayaan Imlek di Indonesia tidak lagi dimaknai sebagai ritual komunitas tertentu, melainkan telah menjadi bagian dari perayaan kebangsaan yang mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Tema ini juga merepresentasikan optimisme bangsa Indonesia dalam merawat persatuan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya. Melalui perayaan Imlek Nasional, nilai-nilai toleransi, persaudaraan, serta inklusivitas kembali ditegaskan sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Peluncuran logo dan tema dilakukan di Auditorium Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Jakarta Pusat. Sejumlah pejabat tinggi hadir dalam acara tersebut, di antaranya Irene Umar selaku Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Ketua Umum Panitia Imlek Nasional 2026, Marie Elka Pangestu sebagai Ketua Dewan Penasihat Panitia, Veronica Tan sebagai Wakil Ketua Umum Panitia, serta Muhammad Qodari selaku Kepala Staf Kepresidenan.

Para tokoh tersebut menegaskan bahwa perayaan Imlek Nasional merupakan simbol kebangsaan yang mengayomi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang.

Desain Logo Kuda Merah Putih yang Kental Nuansa Indonesia

Logo Imlek Nasional 2026 tampil unik dengan menggabungkan unsur budaya Tionghoa dan Nusantara. Bentuk utama logo menyerupai kuda lumping, salah satu seni tradisional Jawa, yang digambarkan sedang melompat penuh energi. Visual ini dipadukan dengan warna merah yang identik dengan Imlek serta warna putih yang merepresentasikan Sang Saka Merah Putih.

Kombinasi warna dan bentuk tersebut menciptakan identitas visual yang kuat, sekaligus menegaskan karakter Indonesia dalam perayaan Imlek Nasional. Desain logo ini tidak hanya menonjolkan unsur estetika, tetapi juga sarat makna filosofis.

Makna Filosofis Setiap Elemen Logo

Setiap elemen dalam logo Imlek Nasional 2026 memiliki makna yang mendalam. Api atau kobaran yang muncul pada bagian kuda melambangkan semangat membara, energi positif, serta kekuatan untuk menghadapi dan mengatasi tantangan bersama sebagai bangsa.

Motif banji, yang merupakan simbol klasik Tionghoa, dihadirkan untuk merepresentasikan kebahagiaan, kesinambungan hidup, serta keseimbangan antara aspek spiritual dan material. Ornamen bunga batik dan pucuk rebung menjadi simbol langkah maju bangsa yang tetap berakar kuat pada budaya leluhur serta nilai etika luhur.

Sementara itu, cincin atau ring di kaki kuda melambangkan bahwa kekuatan besar harus diarahkan dengan kesadaran, etika, dan tujuan bersama. Elemen ini menegaskan pesan bahwa kemajuan hanya dapat dicapai apabila dijalankan secara bijak dan kolektif demi kepentingan bersama.

Secara keseluruhan, desain logo mengusung pendekatan visual yang hangat, humanis, tenang, dan bermartabat. Logo ini sekaligus memancarkan optimisme serta penghormatan terhadap keberagaman budaya yang menjadi kekuatan utama Indonesia.

Logo sebagai Identitas Rangkaian Imlek Nasional 2026

Logo Imlek Nasional 2026 akan menjadi identitas utama dalam seluruh rangkaian perayaan Imlek Nasional yang dijadwalkan berlangsung mulai 17 Februari hingga 3 Maret 2026. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang dalam bentuk festival terbuka yang dapat diikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Beragam aktivitas akan digelar, mulai dari seni dan pertunjukan tradisional, kuliner Nusantara dan Tionghoa, hingga kreativitas modern berbasis ekonomi kreatif. Selain itu, berbagai kegiatan kewirausahaan dan program inklusif juga akan menjadi bagian dari perayaan, sehingga memberikan ruang partisipasi yang luas bagi publik.

Perayaan Imlek Nasional 2026 tidak dibatasi pada komunitas tertentu, melainkan terbuka untuk seluruh masyarakat sebagai wujud kebersamaan dalam keberagaman. Pendekatan ini sejalan dengan semangat tema “Harmoni Imlek Nusantara” yang mengedepankan persatuan dan toleransi.

Peluncuran logo ini mendapat sambutan positif sebagai langkah konkret pemerintah dalam memperkuat harmoni sosial serta mempromosikan budaya Indonesia di tingkat nasional. Dengan semangat yang diusung, Imlek Nasional 2026 diharapkan menjadi momentum penting untuk mempererat persatuan bangsa dan menegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan utama Indonesia.

Terkini