JAKARTA - Pemerintah Provinsi Gorontalo resmi menggelar Bazar Ramadan 2026 sebagai upaya strategis untuk memperluas pasar produk UMKM sekaligus menekan laju inflasi daerah.
Kegiatan tahunan ini dipusatkan di lokasi strategis guna memudahkan akses masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pokok serta aneka takjil khas daerah dengan harga yang sangat terjangkau.
Gubernur Gorontalo menyatakan bahwa bazar ini bukan sekadar tempat transaksi jual-beli, melainkan wadah bagi pelaku usaha mikro untuk memamerkan kreativitas produk lokal mereka.
Dukungan penuh diberikan melalui penyediaan lapak gratis serta fasilitas pendukung lainnya agar beban operasional pedagang kecil dapat berkurang secara signifikan selama bulan suci.
Melalui sinergi antar instansi, pemerintah berharap perputaran ekonomi di tingkat akar rumput dapat meningkat pesat dan memberikan dampak kesejahteraan yang nyata bagi warga.
Antusiasme pengunjung terpantau sangat tinggi sejak hari pertama pembukaan, menandakan bahwa kebutuhan akan pasar murah dan produk lokal berkualitas masih menjadi prioritas masyarakat.
Fasilitasi Produk Unggulan dan Stabilisasi Harga Pangan
Bazar Ramadan kali ini menghadirkan puluhan stand yang memajukan berbagai produk unggulan, mulai dari kerajinan tangan, fesyen muslim, hingga kuliner olahan ikan khas Gorontalo.
Pemerintah bekerja sama dengan distributor besar untuk menyediakan bahan pangan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula dengan harga di bawah pasar melalui skema subsidi.
Langkah ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah kecenderungan kenaikan harga kebutuhan pokok yang biasanya terjadi setiap memasuki masa bulan suci Ramadan.
Para pelaku UMKM juga diberikan pembinaan mengenai standar pengemasan dan kebersihan produk agar mampu bersaing dengan produk pabrikan yang lebih modern.
Pengawasan kualitas pangan dilakukan secara ketat oleh dinas terkait untuk memastikan seluruh produk konsumsi yang dijual aman dan sehat bagi seluruh anggota keluarga.
Interaksi langsung antara produsen dan konsumen di bazar ini diharapkan dapat membangun loyalitas masyarakat terhadap produk-produk buatan asli daerah Gorontalo sendiri.
Digitalisasi Transaksi dan Kemudahan Pembayaran
Menyesuaikan dengan perkembangan teknologi tahun 2026, Bazar Ramadan Gorontalo mulai mengimplementasikan sistem pembayaran nontunai untuk meningkatkan efisiensi transaksi.
Setiap stand UMKM didorong untuk menyediakan layanan pembayaran digital guna memberikan kemudahan bagi para pengunjung yang sudah terbiasa dengan gaya hidup tanpa uang tunai.
Selain memudahkan konsumen, sistem ini membantu para pelaku usaha dalam melakukan pencatatan keuangan yang lebih rapi, transparan, dan sangat akurat untuk kebutuhan evaluasi usaha.
Pemerintah juga menyediakan akses internet gratis di area bazar untuk mendukung para pelaku usaha melakukan promosi secara langsung melalui media sosial mereka masing-masing.
Transformasi digital ini menjadi bagian dari visi besar pemerintah dalam menjadikan UMKM Gorontalo sebagai pelaku ekonomi yang modern, adaptif, dan siap bersaing di kancah nasional.
Literasi keuangan digital terus diperkuat melalui pendampingan petugas di lapangan bagi para pedagang yang masih awam terhadap teknologi sistem pembayaran terbaru tersebut.
Harapan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Pasca Ramadan
Hingga Rabu, 25 Februari 2026, pelaksanaan bazar ini diproyeksikan akan memberikan kontribusi positif terhadap angka pertumbuhan ekonomi daerah pada kuartal pertama tahun ini.
Keberhasilan bazar ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan tidak hanya bergantung pada momentum hari besar keagamaan saja.
Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk terus membuka akses pasar bagi UMKM melalui berbagai pameran dan festival budaya di masa-masa yang akan datang secara rutin.
Dukungan masyarakat dengan membeli produk lokal menjadi kunci utama agar keberlangsungan usaha kecil di Gorontalo tetap terjaga dan semakin mandiri secara finansial.
Sinergi yang kuat antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat menjadi modal penting dalam membangun ekosistem ekonomi yang tangguh di wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya.
Mari kita ramaikan Bazar Ramadan 2026 ini dengan semangat berbagi dan mencintai produk dalam negeri demi kemajuan serta kemakmuran seluruh rakyat Gorontalo.